News Update :

Tata Cara Sertifikasi

Dalam tatacara Sertifikasi Insinyur Profesional yang digambarkan secara “Bagan Alir” dijelaskan tentang langkah-langkah yang ditempuh setelah Dokumen Aplikasi disiapkan hingga serah-terima Sertifikasi IP.

Langkah-langkah tersebut dibagi dalam 6 tahapan utama sebagai berikut :

2.1.    DISTRIBUSI DOKUMEN APLIKASI

Dokumen aplikasi yang terdiri dari : Formulir Aplikasi Insinyur  Profesional (FAIP), Pedoman Pengisian FAIP, dan Bakuan Kompetensi didistribusikan oleh Biro Sertifikasi IP (BSIP) kepada :

(1)  Calon (pemohon), yang meminta/mengambilnya secara  langsung dari BS-IP.
(2)  Perusahaan/Instansi yang memintanya bagi karyawannya.
(3)  PII Cabang, yang memintanya bagi anggota PII Cabang ybs..
(4)  Badan Kejuruan PII, yang memintanya bagi anggota BK ybs.

Dokumen Aplikasi dapat digandakan sendiri oleh masing-masing sesuai dengan kebutuhan, yaitu Perusahaan/Instansi kepada karyawan ahlinya (5), PII Cabang kepada anggota Cabang (6), dan Badan Kejuruan kepada anggota Badan Kejuruan yang bersangkutan (7).

Untuk mendapatkan dokumen aplikasi, calon harus membayar Biaya Pendaftaran sebesar dan memperoleh tanda bukti kwitansi pelunasan Biaya Pendaftaran serta copy tanda-terima penyerahan Dokumen Aplikasi.

Calon yang belum sempat melunasinya, dapat melakukannya pada saat penyerahan kembali FAIP atau pada saat serah-terima Sertifikat.

2.2    PENGISIAN FAIP

Calon mengisi Formulir I s/d VI pada FAIP tersebut, dengan cermat dan sesuai dengan Pedoman Pengisian dan Bakuan Kompetensinya.

Calon juga harus menyertakan dokumen-dokumen tambahan seperti Curriculum Vitae, Copy Ijazah, Certificate of Training, dan Surat-surat Keterangan lain untuk menunjang apa yang tercantum dalam FAIP.

2.3    PENGUMPULAN KEMBALI FAIP
   
FAIP yang telah diisi dengan lengkap, benar dan jujur beserta lampiran-lampirannya dikirimkan kembali kepada :

(8)  Biro Sertifikasi IP (BSIP), atau
(9)  Badan Kejuruan masing-masing, atau
(10)  PII Cabang, atau.
(11)  Perusahaan/Instansi tempatnya bekerja.

Berkas FAIP yang diterima oleh : 
(12) PII Cabang dan 
(13) Perusahaan tempat Calon bekerja akan diteruskan kepada BSIP.  Berkas FAIP yang diterima oleh Badan Kejuruan, tidak secara langsung di teruskan kepada BSIP karena Berkas tersebut masih diperiksa kelengkapannya oleh BK, namun BK akan memberikan data mengenai Calon yang telah menyerahkan berkas FAIP kepada BSIP (14) berupa Nama Calon, Nomor Calon, Nomor KTA dll.

2.4    PENGECEKAN KELENGKAPAN BERKAS FAIP
   
Biro Sertifikasi IP akan meneruskan Berkas FAIP yang diterimanya dari PII Cabang dan Perusahaan/Instansi kepada Badan Kejuruan masing-masing (15) untuk dicek kelengkapannya bersama dengan berkas FAIP yang telah diterima secara langsung oleh Badan Kejuruan ybs. (16)

Berkas FAIP yang dinyatakan oleh BK sebagai belum lengkap (17) akan di kembalikan kepada Calon ybs untuk dilengkapi (18), setelah mana Calon menyampaikannya kembali kepada BKnya (19)-(9).

Bila berkas FAIP dianggap sudah lengkap (20), datanya, khususnya From I (Data Pribadi) disampaikan kepada BSIP (21) sementara berkas FAIP-nya diteruskan kepada Majelis Penilai Badan Kejuruan untuk dinilai (22)

Daftar lengkap para Calon yang akan dinilai Majelis Penilai (MP), oleh BSIP diinformasikan kepada PII Cabang (23) dan/atau Perusahaan/Instansi (24) untuk diperiksa apakah barangkali masih ada yang terlewatkan.

Selanjutnya informasi tersebut oleh PII Cabang (25) dan Perusahaan/ Dinas (26) diteruskan kepada Calon agar Calon ybs mengetahui status aplikasinya.

Calon dapat juga memintakan informasi status aplikasinya secara langsung kepada Biro Sertifikasi IP PII (27)

2.5    PENILAIAN

Majelis Penilai/MP yang memberikan penilaian atas berkas FAIP yang lengkap berdasarkan kriteria dan pedoman penilaian yang sudah disepakati bersama.

Dari penilaian tersebut, Calon dapat dinyatakan lulus (28) atau tidak lulus (29).

Nama dan data dari Calon yang lulus disampaikan oleh MP BK ybs kepada BSIP (30) untuk dibuatkan rekapitulasi dari masing-masing BK untuk diajukan pembuatan surat keputusan oleh Pengurus Pusat dan pembuatan sertifikat IP-nya.

BSIP juga menerima berkas FAIP (baik yang lulus maupun yang tidak), untuk didokumentasikan (31).

Catatan :

Ada kemungkinan ditahannya berkas FAIP dari Calon tertentu oleh MP karena kepada aplikan ybs masih dimungkinkan diberikan kesempatan penilaian ulang melalui suatu “wawancara” atau “tugas tambahan” sehingga akhirnya dapat dinyatakan lulus.

Hasil dari penilaian, apakah dapat disertifikasikan (32) atau belum dapat disertifikasikan juga diteruskan kepada Calon melalui Badan Kejuruan masing-masing.

Bila “tidak lulus” (33), Calon harus bersiap-siap untuk mengajukan re-aplikasi pada kesempatan yang berikut, dengan melengkapi syarat-syarat yang belum terpenuhi.
Bila Calon   dinyatakan  “lulus” (34),   maka Aplikan harus bersiap-siap menerima panggilan dari Pengurus Pusat PII untuk menghadiri acara pelantikan dan menerima Sertifikat IP-nya.


2.6    SERAH TERIMA SERTIFIKASI

Sertifikat-sertifikat  dari   Calon  yang  lulus  disiapkan oleh BSIP dan pengajuan Surat Keputusan para penerima sertifikat IP ditanda-tangani oleh PP-PII (Ketua Umum & Ketua BK) (35), setelah mana Sertifikat dan Surat Keputusan tersebut dikembalikan kepada BSIP (36) untuk disimpan hingga acara pelantikan IP/IPM/IPU tsb.

Setelah PP-PII bersama dengan BK-BK menentukan tanggal acara pelantikan IP (37), maka PP-PII mengundang para Calon yang dinyatakan lulus untuk menghadiri acara pelantikan IP/IPM.

Acara pelantikan IP dihadiri oleh semua unsur PII yang  terlibat, yaitu Pengurus Pusat PII (38), Biro Sertifikasi IP (39), Majelis Penilai BK (40), Badan Kejuruan PII (41), PII Cabang (42), dan Calon IP yang dinyatakan lulus (43).

Pada saat serah-terima Sertifikasi, Calon IP harus melunasi biaya sertifikasi yang telah ditetapkan (44).

Kepada yang belum sempat melunasi biaya-biaya terdahulu,  pada saat serah-terima harus melunasinya Biaya Sertifikasinya,
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Badan Kejuruan Mesin 1976 -2016 | Design by Dewa Yuniardi | Published by Borneo Templates | Powered by Persatuan Insinyur Indonesia.