News Update :

Dialog Rancang Bangun Kreatifitas Anak Bangsa

Badan Kejuruan Mesin, Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) bekerjasama dengan Fakultas Teknik UI (FTUI) mengadakan acara Dialog Profesi dengan tema : “Memacu Rancang Bangun & Terobosan Inovatif Untuk Efisiensi Energi Nasional”. Dialog diselenggarakan pada Sabtu, 4 Februari 2012  bertempat di Alumni Lounge, Gedung Dekanat, FT UI. Acara dibuka dengan sambutan Ketua Umum BKM-PII, Dr. Ir. Budhi M Suyitno, IPM dan  Dekan FT UI, Prof. Bambang Sugiarto.

Dialog dibagi dalam 2 sesi, Sesi 1 bertemakan Dialog Rancang Bangun Kreatifitas Anak Bangsa dengan beberapa pembicara antara lain, Dr. Joko Sutrisno – Dir.Pembinaan SMK KemDikBudNas dengan topik “MOBNAS” Pemicu Kreatifitas & Pemacu Keswadayaan Industri Menengah/Kecil; Drs. Wardani Sugiyanto, MPd dari SMK I Trucuk – Klaten tentang Rancang Bangun Mobnas ESEMKA; Ir. Kusnan Nuryadi, IPU dari BKM-PII tentang Rancang Bangun Monorail Nasional; serta Dr. Ir. Danardono, PE dari DTM FT UI tentang Rancang Bangung Otomotif Hemat Bahan Bakar.

Di sesi ke 2 dengan tema Kebijakan Energi Nasional menghadirkan pembicara, Dr. Ir. Widjajono Partowidagdo, Wakil Menteri ESDM dengan tema Kebijakan Energi Nasional dan Konversi BBM; Dr. Ir. Sutanto Soehodo, Deputi Gubernur DKI, Bidang Transportasi tentang Kebijakan Efisiensi Energi dan Kesiapan Konversi BBM di DKI; Handang Agustin dari Blue Bird tentang Pengalaman Konversi Bahan Bakar pada Taksi; serta Ir. Eddy Arifin dari Universitas Nasional tentang HHO Generator Solusi Efektif Hemat Bahan Bakar KB.

Dialog Profesi ini dimaksudkan sebagai wahana edukasi, sosialisasi, serta advokasi keprofesian yang diupayakan melalui pembahasan komprehensif aspek teknis secara akademis dan professional. Dalam kesempatan ini dialog mengambil kasus rancang bangun otomotif serta pengefisienan konsumsi BBM maupun efisiensi energi tenaga listrik yang berkelanjutan, dengan harapan semua pihak secara integratif dapat saling bersinerji mengembangkan iklim karya kreatif dan inovatif.

Industrialisasi khususnya pengembangan industri rancang-bangun dan manufaktur serta pemilihan moda transportasi publik, sangat membutuhkan ketersediaan bahan bakar yang memadai serta kehandalan catu energi listrik. Peningkatan kebutuhan energi tersebut serta keterbatasan cadangan Energi Nasional perlu diantisipasi melalui kebijakan energi nasional yang komprehensif dan integratif.

Beberapa opsi yang mengemuka dalam diskusi ini diantaranya adalah bagaimana cara mengurangi subsidi harga BBM. Menurut Wamen ESDM ada 3 opsi untuk melakukan hal tersebut,

Pertama ; Naikkan harga premium untuk mobil pribadi tiap tahun, sebagai contoh 1 April Tahun 2012 menjadi Rp 6.000 per liter, 2013 menjadi Rp 7.000 per liter dan 2014 menjadi Harga Pasar (sekirtar Rp 8.000 per liter). Harga premium untuk kendaraan umum dan sepeda motor harganya dappat tidak naik, naik tidak sebesar kendaraan pribadi atau sama dengan kendaraan pribadi.

Kedua ; Naikkan harga premium untuk mobil pribadi secara otomatis 5% tiap bulan. Akibatnya dalam 18 bulan harga menjadi Rp 8100/ liter.  Hal ini pernah diberlakukan di Inggris untuk penyesuaian harga listrik. Harga premium untuk kendaraan umum dan sepeda motor harganya dapat tidak naik, naik tidak sebesar kendaraan pribadi atau sama dengan kendaraan pribadi.

Ketiga ; Naikkan harga premium 1 April 2012 menjadi harga pasar (sekarang Rp 8200/liter) untuk Jakarta dulu lalu disusul daerah2 lainnya sampai akhir 2014. Harga premium untuk kendaraan umum dan sepeda motor harganya tidak naik tahun 2012, naik tahun depan (2013) tetapi diharapkan roda empat sudah bisa memakai CNG dan roda dua sudah bisa memakai listrik dan tahun 2014 harganya sama dengan premium untuk mobil pribadi.

Menurut Wamen, Untuk semua opsi diatas mulai 1 April 2012 (bahkan sebaiknya mulai hari ini) perbaiki transportasi umum, kendaraan umum beralih ke CNG, truk tambang dan truk jarak jauh memakai CNG atau LNG, kendaraan pribadi dapat beralih ke CNG atau LGV kalau mau menghemat dimasa depan. Cadangan Terbukti Gas kita 5 x Cadangan Terbukti Minyak dan Cadangan Terbukti Batubara kita 13 x Cadangan Terbukti Minyak. Kita mempunyai CBM (Coal Bed Methane), Shale Gas dan Methane Hydrate yang potensinya sangat besar. Diperlukan iklim investasi yang menarik untuk meningkatkan Cadangan Terbukti  dan Produksi Minyak, Gas, Batubara kita dan menemukan Cadangan Terbukti CBM (Coal Bed Methane), Shale Gas dan Methane Hydrate serta mengembangkan Energi Terbarukan kita. Sebaiknya kita mengutamakan gas dan biofuel kita untuk transportasi. Untuk listrik sebaiknya kita menggunakan batubara (yang bisa dibuat gas), panas bumi (potensinya 60% potensi dunia), air dan biomass (berlimpah di luar Jawa), energi terbarukan lainnya yaitu arus laut, matahari dan angin (yang diperkirakan akan jauh lebih murah dimasa depan). (BKM/Humas FT-UI)
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright Badan Kejuruan Mesin 1976 -2016 | Design by Dewa Yuniardi | Published by Borneo Templates | Powered by Persatuan Insinyur Indonesia.